koperasi yang tercatat di Disdagkop itu dinilai vakum atau nyaris tanpa kegiatan

TARAKAN, PenaKaltara.com - Sedikitnya ada 75 badan hukum koperasi yang rencananya akan dibubarkan oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi (DISDAGKOP) Kota Tarakan. Hal ini disinyalir karena ke-75 koperasi yang tercatat di Disdagkop itu dinilai vakum atau nyaris tanpa kegiatan.
"Setelah kita survey lapangan, dia tidak ada aktifitas dalam koperasinya baik segi usaha maupun organisasinya.maka dari itu akan kami bubarkan," tegas Kepala Bidang (Kabid) DISDAGKOP dan UKM Kota Tarakan, Retna Setyorini saat ditemui Pena Kaltara.com di ruang Kerjanya Kamis (24/11), Siang.
![]() | |||||
| Retna Setyorini, Kabid Disdagkop |
"Setiap badan usaha yang berbadan hukum koperasi maka dia berkewajiban
melaksanakan RAT. Itu pelaksanaannya setelah tutup buku, bulan desember.
Rentang waktunya itu, bulan januari sampai maret kalau itu koperasi
primer. Kalau koperasi sekunder sampai bulan juni," jelasnya.
selain itu Rini merinci, ada sekitar 170 koperasi yang terdaftar secara resmi. Masuk kategori aktif 58 koperasi, sedangkan yang tidak aktif ada 9. "Tidak aktif selama 3 Tahun berturut-turut," terang Rini yang enggan menyebutkan nama-nama koperasi dimaksud.
ADI KUSTANTO
Editor : Bobby Furtado



Komentar Anda: