![]() |
BERI ARAHAN : Kepala DPMD Kaltara, Wahyuni
Nuzban membuka secara resmi Bimtek Siskeudes di Hotel Anugerah, Senin (4/3)
lalu
|
TANJUNG SELOR | penakaltara.com, Program alokasi dana desa
yang dilaksanakan sejak tahun 2015 hingga 2018 sudah banyak memberikan
kontribusi positif bagi daerah di Kaltara. Hal ini dikatakan langsung oleh
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara, Senin (4/3) lalu.
“Program ini sudah berhasil meningkatkan
pelayanan social dasar, dan telah berdampak pada kesejahteraan masyarakat,”kata
Wahyuni Nuzband saat membuka Bimbingan Teknis Siskeudes 2.0 bagi tim verfikasi
anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dan Tenaga Pendamping
Professional Desa se Kaltara di Hotel Anugerah.
Dalam waktu 5 tahun terakhir, pembiayaan dana
desa melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN) terus meningkat. Bahkan
saat ini dana desa yang dikurukan oleh pemerintah pusat terhadap daerah di
seluruh Indonesia sebesar Rp 187 Triliun.
“Kalau untuk dana desa yang diterima oleh 447
desa di Kaltara mulai tahun 2015 hingga 2019 sudah mencapai Rp 1,6 triliun.
Pasalnya, tiap tahun dana desa yang di terima terus meningkat. Tahun ini saja
dana desa di Kaltara sebesar Rp 463 miliar yang tersebar di 447 desa di
Kaltara,”beber Wahyuni.
Melalui Bimtek ini, Wahyuni berharap output
yang dihasilkan dapat memahami sistem pengelolaan dana desa di Kaltara. “Baik
itu dari sisi perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, yang diperoleh dari tahun ke
tahun agar lebih baik lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltara, Sutrisno menjelaskan,
aplikasi siskeudes dikembangkan bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
untuk mengantisipasi penyalahgunaan dana desa.
“Aplikasi Siskeudes ini mulai diterapkan
tahun 2015 yang didukung Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 113
Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Namun karena ada penyesuaian
mengenai pengelolaan dan tampilannya, akhirnya peraturan tersebut diganti
dengan Permendagri 20 Tahun 2018, sehingga aplikasi ini perlu disesuaikan
dengan regulasi,” papar Sutrisno.(humas)
//Grafis//
Dana Desa Yang Diterima 447 Desa Di Kaltara
Tahun 2015 :
129.874.894.000
Bulungan :
22.248.322.000
Malinau :
34.456.562.000
Nunukan :
62.022.821.000
Tana Tidung :
11.147.189.000
Tahun 2016 :
291.096.987.000
Bulungan :
49.850.296.000
Malinau :
77.059.749.000
Nunukan :
139.077.322.000
Tana Tidung :
25.109.620.000
Tahun 2017 :
369.938.349.000
Bulungan :
63.362.696.000
Malinau :
97.801.627.000
Nunukan :
177.937.816.000
Tana Tidung :
30.836.210.000
Tahun 2018 :
387.541.209.000
Bulungan :
67.596.565.000
Malinau :
118.908.746.000
Nunukan :
166.800.519.000
Tana Tidung :
34.235.379.000
Tahun 2019 :
463.268.514.000
Bulungan :
83.963.363.000
Malinau :
148.072.875.000
Nunukan :
190.854.966.000
Tana Tidung :
40.377.310.000
TOTAL Dana Desa di Kaltara Tahun 2015-2019 : 1.641.719.953.000




Komentar Anda: