Last Updated 2018-02-18T20:04:11Z




TARAKAN, penakaltara.com- Meskipun status Partai Bulan Bintang (PBB) di KPU RI tidak lolos pada pemilu 2019.  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI untuk memediasi antara partainya dengan KPU pusat terkait permasalahan di Monokwari Selatan.

Saat dikonfirmasi, Minggu (18/2) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Tarakan, Abdul Halim Naba, mengatakan permasalahan yang terjadi di kabupaten Manokwari Selatan karena anggota PBB kurang enam orang. Keenam orang ini datang terlambat ke KPU karena surat panggilan untuk mereka tak kunjung diterima.

“ Mereka tinggal jauh di pegunungan dan harus berjalan kaki menuju kabupaten. makanya DPP meminta mediasi ini, agar ada jalur lain,” Kata Abdul saat ditemui awak media ini.

Terkait persoalan tersebut, pihaknya masih optimis untuk mengikuti Pemilu 2019. Karena Provinsi Kaltara dan Tarakan sendiri sudah lolos vertifikasi 100 persen. Ia juga masih menunggu upaya-upaya DPP dalam menyikapi permasalahan yang terjadi di Manokwari dan pusat untuk Pemilu nantinya.

“ Kami hanya menunggu perintah atau arahan dari pusat,” Ungkapnya.

Masih kata Abdul, ketika nanti keputusan bahwa PBB bisa mengikuti sebagai peserta pemilu, Ia akan mempersiapkan kader-kader DPC PBB yang akan maju untuk Calon Legislatif (Caleg). Bukan hanya untuk kader PBB melainkan dari eksternal PBB Tarakan bisa mendaftar untuk diusung PBB nantinya.

“ Kita punya target 1 kursi untuk PBB di Tarakan. Ada sudah 1 nama yang akan siap maju tetapi kami belum bisa publikasikan. Masih menunggu hasil keputusan pusat,” Terangnya.

Reporter : Geger Adi Kustanto

Editor : Ricornius Jeferson
Bagikan:

Unknown

Komentar Anda: