Last Updated 2018-05-06T14:33:46Z
Foto : Kurniawan/Penakaltara.com
BEDAH : Dr Khairul, dr Jusuf SK, dr Ari Yusnita, Dr Ana Sriekaningsih menjadi pemateri diskusi pada launching buku berjudul 'Tak Sekedar Menjadi Dokter' dan 'Lebih Dekat Dengan Pak Dokter Khairul' di Gedung Gajah Mada, Jalan Gajah Mada, Kota Tarakan, Minggu (6/5) sore.



TARAKAN, Penakaltara.com - Ada yang beda dalam acara diskusi dan bedah buku 'Tak Sekedar Menjadi Dokter' dan 'Lebih Dekat Dengan Pak Dokter Khairul' di Gedung Gajah Mada, Kota Tarakan, Minggu (6/5) sore.

Ternyata diskusi yang diinisiasi oleh Pusat Kajian Masyarakat Perbatasan (PIKIR) Kalimantan Utara (Kaltara) tersebut merupakan ajang eksplorasi ide dan pengejewantahan ide-ide pembangunan dari dr Khairul, Calon Wali Kota Tarakan 2019 - 2024 nomor urut dua.

Diskusi yang dipandu oleh A. Rifai Ilyas tersebut membedah pemikiran Khairul melalui dua buku tulisan mantan Sekretaris Kota Tarakan tersebut.

Dikonfirmasi, dr Khairul memaparkan melalui dokumentasi dalam buku tersebut, diharapkan ide-ide yang disampaikan dapat menjadi gagasan yang bermanfaat bagi semua.

"Tapi minimal buat saya pribadi dan keluarga sudah (bermanfaat). Menyampaikan kesan-kesan mulai dari menjadi staf hingga pejabat di Pemkot Tarakan," paparnya usai acara (6/5).

Menurutnya, pengalamannya sebagai praktisi pemerintahan dituang dalam dua buku ukuran sedang tersebut. Namun, ia tidak menyangkal jika interpretasi terhadap isi buku tersebut kembali pada pembaca, termasuk hak pembaca untuk mengkritisi.

"Itulah fungsi dari sebuah buku. Silahkan maknai apapun. Tergantung dari pembacanya," bebernya.

Terkait penyebaran, saat ini masih sebatas kegiatan amal, yaitu dibagikan pada kelompok-kelompok literasi atau pembaca. Termasuk pada kelompok mahasiswa se-Kota Tarakan yang antusias mengikuti kegiatan ilmiah tersebut. Hal ini juga untuk meningkatkan budaya baca di Kota Tarakan dan Kaltara umumnya.

"Juga pada peminat buku. Karena masalah buku, budaya baca (masyarakat) masih belum terlalu bagus," paparnya.

Selain didistribusikan pada kelompok-kelompok peminat literasi. Pihak yang juga cocok untuk membaca bukunya tersebut yaitu praktisi bidang kesehatan, khususnya praktisi kesehatan masyarakat, sebagai ajang berbagi pengalaman.

"Mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi kawan-kawan yang lain. Saya juga siap untuk melakukan diskusi. Termasuk tim yang ingin bersama membangun sistem," jelasnya.

Mantan Wali Kota Tarakan yang menjadi pemateri pada diskusi tersebut, dr Jusuf SK mengatakan hal ini merupakan semangat dari Khairul untuk berbagi pengalaman pada yang lain.

"Itu sebuah amal jariyah," bebernya.

Secara tersirat, sebagai mentor ia tetap membangun komunikasi dengan Khairul. Terkait keinginan Khairul untuk menjadi Wali Kota periode mendatang, hal ini akan mempermudahnya berkomunikasi dan berbagi pengalaman.

"Karena tidak bisa diputuskan rangkaian pembangunan ini. Yaitu semangat dan realisasinya," akhirnya. 


Reporter : Kurniawan

Editor : Rico Jeferson
Bagikan:

Unknown

Komentar Anda: