![]() |
| PERSAHABATAN : Gubernur Kaltara Dr H Irianto dan Ketua Menteri Sabah YAB Datuk Seri Panglima Mohd. Shafie Apdal berfoto bersama jajaran pemerintah masing-masing, belum lama ini. |
JAKARTA | penakaltara.com, Ditargetkan pada 2020, pembangunan wilayah perbatasan Malaysia dan Indonesia,
tepatnya antara Negeri Sabah, Malaysia dengan Provinsi Kalimantan Utara
(Kaltara) akan direalisasikan oleh kedua belah pihak.
Ini sejurus dengan
disepakatinya penganggaran pembangunan wilayah perbatasan masing-masing dalam
pertemuan Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek-Malindo) Peringkat Negeri
Sabah/Tingkat Provinsi Kaltara di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia pada 18 hingga
19 Februari lalu. Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie,
sekaligus wakil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam pertemuan tersebut,
Rabu (20/2).
Diungkapkan
Gubernur, guna memastikan hal ini terealisasi, Pemprov Kaltara akan membahasnya
dengan pihak-pihak berkompeten. Baik di lingkup internal Pemprov Kaltara,
maupun dengan pemerintah pusat.
![]() |
| Infografis : Keputusan Pertemuan Sosek - Malindo Tingkat Negeri Sabah /Provinsi Kaltara 2019. |
Kecamatan
Seimenggaris sendiri, berada di wilayah Kabupaten Nunukan. Sementara Serudong,
sejak 1 Januari 2019 ditetapkan berada di wilayah Kalabakan, Sabah, Malaysia.
“Sebagai daerah baru, pengembangan Serudong nantinya akan melibatkan pula
Pemerintah Daerah Kalabakan. Serudong sendiri, direncanakan Pemerintah Negeri
Sabah menjadi pintu masuk baru dalam daftar BCA (Border Crossing Agreement)
antara Indonesia-Malaysia,” papar Gubernur.
Untuk
mempercepat terealisasinya kesepakatan ini, Pemerintah Negara Sabah telah
menunjuk Unit Perancang Ekonomi Negeri (UPEN) Sabah sebagai penyelaras pengembangan kawasan Serudong. Sedangkan, Pemprov Kaltara melalui Biro Pengelolaan
Perbatasan Negara yang berkoordinasi dengan Badan Nasional Pengelolaan
Perbatasan (BNPP) juga kementerian terkait.
“Di tingkat lebih tinggi,
Pemerintah Negeri Sabah juga akan melibatkan Kementerian Dalam Negeri (KDN)
Malaysia dalam pelaksanaan kesepakatan ini,” ungkap Irianto.
Lebih jauh,
akan digelar pertemuan lebih lanjut untuk memastikan rencana secara holistik
dalam aspek pembangunan dan implikasi kewenangan masing-masing pihak.
“Rencananya, 2 Maret mendatang akan digelar Lawatan Kerja Teknikal Bersama
antara Pemprov Kaltara dan Sabah. Mengenai lokasinya, nanti akan disepakati
Pemerintah Negeri Sabah dengan tim Sosek-Malindo Kaltara,” tutup
Irianto.(humas)





Komentar Anda: