![]() |
| Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie. |
SURAKARTA | penakaltara.com, Pemerintah
melalui 12 Kementerian dan Lembaga yang mendapat instruksi langsung dari
Presiden RI, terkait percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung
Selor telah bergerak cepat. Direncanakan pada 20 Maret ini, diinisiasi oleh
Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian akan dilakukan penandatangan
bersama untuk aksi masing-masing yang dilakukan oleh kementerian dan Lembaga
tersebut.
Gubernur Kalimantan Utara
(Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, dalam aksi penandatanganan
bersama nanti, melalui kementerian dan Lembaga yang masuk dalam Intruksi
Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2018, tentang percepatan KBM Tanjung
Selor, akan memaparkan apa aksi kerja
yang akan dilakukannya.
“Sebelumnya dikoordinasi
oleh Kemenko Perekonomian telah beberapa kali dilakukan pertemuan. Sesuai laporan
yang disampaikan Kepala Dinas PUPR-Perkim Kaltara yang ikut dalam pertemuan,
Kemenko Perekonomian telah menyusun rencana aksi yang akan dilakukan oleh
Kementerian dan Lembaga, dalam upaya percepatan pembangunan KBM Tanjung Selor,
sesuai dengan Inpres Nomor 09 Tahun 2018,” ungkap Gubernur.
Dalam rencana aksi tersebut,
dibeberkannya, ada beberapa hal penting yang telah direncanakan hingga
targetnya kapan. Mulai dari terkait koordinasi dan sinkronisasi dokumen
perencanaan, percepatan perizinan, hingga mengenai pendanaannya. Berkaitan dengan pendanaan,
bersumber dari APBD dan APBN.
Khusus untuk pendanaan yang bersumber dari APBN,
kata Gubernur, sesuai dengan rencana aksi yang disusun oleh Kemenko
Perekonomian, telah dijadwalkan adanya rapat trilateral antara Kementerian
PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan juga kementerian / Lembaga terkait untuk
membahas teknis tentang penganggaran untuk percepatan KBM Tanjung Selor.
![]() |
| Infografis : Kegiatan Prioritas Pembangunan KBM Tanjung Selor. |
“Selain dari Kementerian dan
Lembaga yang telah membuat rencana aksi kerja, di pemerintah daerah, baik
Pemprov Kaltara maupun Pemkab Bulungan juga ditarget untuk menyelesaikan
beberapa hal. Di antaranya terkait RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah)
Kabupaten Bulungan, kemudian RDTR (Rencana Detail Tata Ruang), serta hal-hal
yang menyangkut perizinan. Semua diminta bisa cepat selesai, dan dalam
pertemuan nanti akan kembali dimatangkan,”ungkapnya.
Gubernur menegaskan, karena
percepatan KBM Tanjung Selor sudah masuk dalam Inpres, pemerintah daerah
bersama kementerian dan Lembaga yang mendapatkan instruksi dituntut bergerak
cepat untuk bekerja sesuai dengan bidang dan kewenangannya masing-masing.
“Kami
dari Pemprov juga sudah bekerja cepat. Salah satunya dalam hal penyiapan lahan.
Pembebasan lahan untuk KBM Tanjung Selor sudah kita lakukan sejak dua tahun
lalu. Begitu pun dengan perizinan-perizinan dan dokumen perencanaannya. Semua
sudah kita siapkan, bahkan sebagian sudah selesai,” imbuh Irianto.
Kembali mengingatkan, Inpres
Nomor 9 Tahun 2018, tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung
Selor menginstruksikan kepada sejumlah kementerian terkait, termasuk kepada
kepala daerah. Ada 12 kementerian yang diintruksikan oleh presiden. Di
antaranya, Menko Bidang Perekonomian, Mendagri, Menteri PPN/Ka Bappenas,
Menteri Keuangan, Menteri ATR/Ka BPN, Menteri PUPR, Menteri LHK, Menteri
Perhubungan, Menteri PDT dan Transmigrasi, Menteri Pertanian, Menteri Kominfo,
dan Menteri ESDM.
Sedang kepala daerah, diinstruksikan kepada Gubernur Kaltara
dan Bupati Bulungan.
Sebanyak 18 instruksi dari
Presiden disampaikan dalam Inpres untuk percepatan pembangunan KBM Tanjung
Selor. Di antaranya agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai
tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing secara terkoordinasi dan
terintegrasi untuk melakukan percepatan dalam rangka pembangunan Kota Baru
Mandiri Tanjung Selor di Kementerian atau Daerah berdasarkan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
Kemudian kepada
menteri-menteri terkait diinstrusikan untuk mendukung sesuai bidang dan
kewenangannya. Seperti Kementerian PUPR, diinstruksikan untuk memfasilitasi
ketersediaan sarana dan prasarana perkotaan bidang pekerjaan umum dan perumahan
rakyat. Kemudian kementerian Perhubungan, Presiden menginstruksikan untuk
memfasilitasi ketersediaan fasilitas transportasi di KBM Tanjung Selor, sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Begitu pun dengan Kementerian
lainnya. Semua secara jelas dan tegas tercantum dalam Instruksi tersebut.Termasuk diinstruksikan
kepada Menteri Keuangan, agar memberikan dukungan penganggaran dalam rangka
percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor yang bersumber dari
belanja Kementerian/Lembaga, transfer ke daerah, dan dana desa sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
“Inpres ini isinya sungguh
luar biasa, yang merupakan bukti nyata komitmen Presiden Jokowi dan Wapres
(Jusuf Kalla) bersama Kabinet Kerja, untuk mewujudkan pembangunan
"Indonesia Sentris" dan membangun Indonesia dari desa dan wilayah
pinggiran, sesuai Nawacita ketiga,” ungkap Gubernur lagi.
“Atas nama masyarakat
Indonesia di Provinsi Kaltara, saya dengan rasa haru dan bangga menyampaikan
penghargaan dan terima kasih kepada yang kita hormati dan banggakan Bapak
Jokowi dan Bapak Jusuf Kalla-Presiden dan Wapres 2014 - 2019, beserta seluruh
jajaran Kabinet Kerja,” tandasnya.
Terbitnya Inpres ini, lanjut
Irianto, sebagai landasan hukum akan dimaksimalkan guna berkonsultasi lebih
lanjut kepada 12 kementerian yang diinstruksikan oleh Presiden tersebut.
“Inpres ini landasan hukum untuk mempercepat terwujudnya KBM Tanjung Selor.
Dan, sejauh pengalaman saya di birokrasi, sekitar 35 tahun, baru kali ini ada
Inpres yang dikhususnya bagi satu daerah. Biasanya berbentuk program nasional,”
jelas Irianto.
Menindaklanjuti Inpres ini,
beberapa waktu terakhir, Gubernur telah melakukan pertemuan dengan beberapa
Menteri terkait. Di antaranya dengan Menteri PUPR, Menteri PPN/Bappenas,
kemudian dengan Kementerian Perhubungan yang diwakili Sekjennya.
”Kita akan
kembali melakukan pertemuan dengan Menteri-menteri terkait lainnya untuk mengkoordinasikan
dan mengkomunikasikan ini. Kami juga sangat berterima kasih, Menteri-menteri
yang ada di dalam Inpres tersebut sangat mendukung dan telah bekerja cepat.
Harapannya, impian kita terwujudnya KBM Tanjung Selor segera menjadi nyata,”
imbuhnya. (humas)





Komentar Anda: