| MUSRENBANG : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat memberikan paparan pada Musrenbang RKPD Tahun 2020 Provinsi Kaltara, Selasa (2/4). |
TANJUNG SELOR | penakaltara.com, Pada 2020,
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) yang menjalankan tema;
“Pembangunan memantapkan Kaltara sebagai wilayah perbatasan berdaya saing” akan
melaksanakannya dengan 112 program kegiatan. Program itu, terdiri dari 66
program urusan wajib, 23 program urusan pilihan, dan 23 pogram urusan
penunjang.
Demikian disampaikan
Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat memberikan paparan, usai membuka Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Tahun 2020 Provinsi Kaltara di ruang pertemuan lantai 1 Gedung Gabungan Dinas
(Gadis) Pemprov Kaltara, Selasa (2/4).
Selain itu, lanjut Gubernur
dalam paparannya, tahun depan Pemprov Kaltara juga menetapkan target terhadap 5
indikator yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)
Provinsi Kaltara 2016-2021. Yakni indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
yang ditarget mencapai 70,85 persen. Lalu, pertumbuhan ekonomi yang ditarget
mencapai 8,04 persen.
Selanjutnya, tingkat kemiskinan ditarget 5,84 persen;
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang ditaksir mencapai 4,44 persen; dan
indeks gini rasio yang ditarget mencapai 0,29 persen. “Sedangkan untuk fokus
prioritas pembangunan Pemprov Kaltara hingga 2021, yakni fokus pada 11 kegiatan
prioritas Pemprov Kaltara,” jelas Gubernur.
Lebih jauh, disebutkannya, bahwa
tahun depan arah kebijakan Pemprov Kaltara tetap diharmonisasikan dengan
kebijakan pemerintah pusat. Di mana, tema pembangunan nasional 2020, adalah
peningkatan sumber daya manusia untuk pertumbuhan berkualitas.
Selanjutnya, kata Irianto
lagi, prioritas pembangunannya, ada 5 item.
Yakni, pembangunan manusia dan
pengentasan kemiskinan; penguatan konektivitas dan pemerataan; peningkatan
nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja; pemantapan ketahanan pangan, air,
energi dan pelestarian lingkungan hidup; dan stabilitasi pertahanan dan
keamanan. “Bagi Kaltara sendiri, tahun depan merupakan tahun kelima dari RPJPM
(Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah) Provinsi Kaltara. Di 2020,
pemantapan daya saing menjadi tema kita,” ungkap Irianto.
Sebagai informasi,
berdasarkan penelitian Asia Competitiveness Institute (ACI), kemampuan daya
saing Kaltara pada 2017 berada di posisi ke-21 dari 34 provinsi. Adapun yang
menjadi kekuatan daya saing Kaltara, adalah produktivitas dan kepemerintahan.
“Sementara kelemahan kita, adalah pelayanan publik dan infrastruktur. Untuk
itu, saya merekomendasikan agar dilakukan peningkatan pembangunan dan kualitas
infrastruktur fisik dan penambahan tenaga kerja serta fasilitas kesehatan,”
ulas Gubernur.
Sementara itu, sekaitan
dengan prioritas nasional pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan, arah
kebijakan yang diambil Pemprov Kaltara, salah satunya percepatan penanggulangan
kemiskinan dan kemandirian penyandang masalah kesejahteraan sosial.
“Kaltara juga sangat pro
terhadap pengembangan pendidik dan pengarusutamaan gender dalam pembangunan,”
papar Irianto.
![]() |
| Infografis : Musrembang |
Untuk prioritas peningkatan
nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja, Pemprov Kaltara memiliki arah
kebijakan untuk melakukan pembangunan ekonomi berkelanjutan; peningkatan
kesempatan kerja dan kualitas tenaga kerja; pengembangan UKM dan koperasi, serta
peningkatan daya tarik investasi.
“Selain itu, Pemprov Kaltara juga akan
melakukan reformasi birokrasi dan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan,
peningkatan sistem pelayanan yang prima, penerapan perencanaan dan penganggaran
pembangunan yang terpadu, dan percepatan pembangunan desa secara terpadu,”
beber Gubernur.
Untuk harmonisasi prioritas
nasional ke-3 (penguatan konektivitas dan pemerataan), Pemprov Kaltara akan
melakukan peningkatan pelayanan infrastruktur wilayah yang terintegrasi dengan
tata ruang. Dan, untuk prioritas nasional ke-4 (pemantapan ketahanan pangan,
air, energi dan pelestarian lingkungan hidup), Pemprov Kaltara memiliki arah
kebijakan untuk melakukan peningkatan ketahanan pangan daerah, dan peningkatan
perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup.
Sementara untuk prioritas
nasional ke-5 (stabilitasi pertahanan dan keamanan), Pemprov Kaltara berencana
melakukan peningkatan pencegahan dan penanganan gangguan keamanan dan
kebencanaan secara terpadu, dan fasilitasi perwujudan wilayah perbatasan yang
tertib dan tentram.(humas)




Komentar Anda: