![]() |
| Infografis : Rekrutmen Pemagangan dalam negeri di wilaya Kaltara Tahun 2019. |
TANJUNG SELOR | penakaltara.com, Sebagai
upaya meningkatkan kapasitas dan ketrampilan kepada masyarakat usia kerja,
Pemerintah Provinsi (Pempov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Tenaga
Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengadakan program pemagangan bagi 100
orang calon tenaga kerja (Naker).
Kegiatan ini, seperti
dijelaskan Kepala Disnakertrans Kaltara Armin Mustafa, merupakan program alokasi
percepatan peningkatan kompetensi bagi calon tenaga kerja dan percepatan
sertifikasi yang digulirkan oleh pusat, melalui Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) Republik Indonesia (RI). Yakni, penyelenggaraan Pemagangan bagi
calon tenaga kerja yang nantinya dipersiapkan untuk masuk ke berbagai peluang
kerja di perusahaan.
“Tahun ini kita
mendapatkan alokasi sebanyak 100 orang bagi calon tenaga kerja, untuk mengikuti
program pemagangan. Ini merupakan sebagai
wujud keseriusan pemerintah dalam percepatan peningkatan kompetensi calon
tenaga kerja,“ kata Armin Mustafa.
Armin menjelaskan, penyelenggaraan
pemagangan yang dilaksanakan, berorientasi kepada jabatan kerja. Maka itu,
pemagangan bagi calon tenaga kerja dilakukan berdasarkan kompetensi yang
diharapkan, atau teknologi yang diterapkan untuk melaksanakan tugas sesuai
dengan jabatan kerjanya.
“ Melalui pemagangan ini, peserta calon tenaga kerja akan
mendapatkan pengalaman kerja pada dunia kerja yang sesungguhnya. Sehingga mampu
membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan
kebutuhan pasar kerja. Ini dapat menjadi modal yang sangat penting bagi
seseorang untuk mendapatkan pekerjaan atau bekerja secara mandiri,“ jelasnya.
Dikatakan, dalam
proses pelaksanaan pemagangan, perusahana yang mau menerima pemagang, menjadi
faktor tertentu. Karena perusahaan merupakan persyaratan mutlak dalam
penyelenggaraan pemagangan. “Kami hanya memfasilitasi untuk merekrut aja. Perekrutan
pemagangan ini terbuka unutk umum, tidak ada batas maksimal harus berijazah SMA
atau SMP. Ijazah apa saja bisa mendaftar. Tinggal kebijakan perusahaan lagi,
karena ini merupakan pelatihan bukan bekerja. Calon pekerja atau peserta magang
melakanakan magangnya di perusahaan-perusahaan yang sesuai dengan kejuruan
pemagangan yang dipilihnya,” beber Armin.
Bagi calon tenaga kerja
atau peserta magang, lanjutnya, jika lolos seleksi akan melaksanakan magangnya
selama 5 bulan. Yakni 1 bulan belajar teori, dan selama 4 bulan mengikuti praktek.
Setelah selesai mengikuti program pemagangan, peserta akan diberikan sertifikat.
“Peserta magang nanti
akan dibuatkan perjanjian, kalau sebelum 5 bulan melaksanakan pemagangan
peserta menggundurkan diri kita tidak kasih sertifikat, karena dianggap
mengundurkan diri,” katanya. Hal itu dilakukan, karena berdasar pengalaman
sebelumnya, banyak peserta yang mengundurkan diri. Sementara banyak peserta
lain yang ingin ikut. “Kami tergetnya anak-anak yang putus sekolah, Yang cacat
juga boleh. Yang penting dia punya keahlian,” tuturnya.
Armin menambahkan, calon
pekerja atau peserta magang, selama mengikuti pemagangan akan diberikan jaminan
asuransi ketenaga kerjaan. “Selama 5 bulan itu calon pekerja yang mengikuti
program pemagangan akan diberikan asuransi, yakni BPJS ketenagakerjaan oleh pemerintah,” pungkasnya. (humas)




Komentar Anda: