![]() |
| Infografis : Capaian Singkat 6 Tahun Kaltara. |
TANJUNG SELOR | penakaltara.com, USAI menjadi Inspektur
Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Utara
(Kaltara) yang ke-6, Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie, bersama Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menyatakan sikap dekalrasi damai
pasca Pemilu 2019.
“Pernyataan sikap ini guna
mendukung dan mengawal KPU dan Bawaslu bekerja secara profesional, jujur dan
adil,” kata Gubernur Kaltara. Pembacaan deklarasi damai pasca Pemilu tahun 2019
yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltara itu, dikuti seluruh peserta
Upacara HUT Kaltara.
Saat membacakan kalimat
deklarasi, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Kaltara, H Udin Hianggio, bersama
Kapolda dan Wakapolda Kaltara, yang mewakili Pangdam VI Mulawarman, Danlantamal
XIII Tarakan, Danlanud Anang Busra Tarakan, serta ketua KPU dan Ketua Bawaslu
Kaltara.
“Kami masyarakat Kaltara
akan tetap hidup rukun, damai dan tidak terpengaruh dengan ajakan yang mengarah
inkonstitusional,” ungkap Gubernur membacakan deklarasi tersebut dan ditirukan
oleh seluruh peserta upacara.
Gubernur menyebutkan tiga komitmen
pernyataan deklarasi pasca Pemilu 2019 itu, sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ketiga komitmen ini, antara lain pertama, turut
berpartisipasi menjaga dan mengawal KPU dan Bawaslu untuk bekerja secara
professional jujur dan adil. Kedua, masyarakat Provinsi Kaltara akan hidup
tetap rukun damai dan tidak terpengaruh dengan ajakan yang mengarah kepada
usaha usaha inkonstitusional terhadap hasil proses penghitungan maupuan hasil
suara pemilu 2019.
Selanjutnya komitmen ketiga
itu, masyarakat Provinsi Kaltara menyatakan tidak mudah mempercayai berita
bohong atau Hoax yang dapat memicu perpecahan di bumi benuanta. “Demikian
dekalarsi ini kami nyatakan sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan
Republik Indonesia,“ sebut Gubernur.
Sebelum mengakhiri
deklarasi, Gubernur dengan lantang mengajak seluruh peserta upacara untuk
memekikkan kalimat “NKRI Harga Mati!” . Tiga kali kalimat tersebut disuarakan
gubernur, dengan diikuti oleh seluruh tamu undangan dan peserta upacara HUT
Kaltara. (humas)




Komentar Anda: