![]() |
| Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah. |
TANJUNG SELOR | penakaltara.com, Guna
menjamin tersedianya pasokan pangan di bulan Ramadan, hingga menjelang Hari
raya Idulfitri 1440 Hijriah, jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan
Utara (Kaltara), menggelar rapat koordinasi keamanan stok pangan, transportasi dengan
melibatkan seluruh OPD terkaitnya di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Gubernur,
Senin (13/5).
Saat memimpin rapat
tersebut, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah meminta agar
kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, untuk dapat lebih aktif
menjalankan tugas sesuai dengan fungsi dan kewenangannya. Terkhusus dalam upaya
menjamin ketersediaan stok pangan di bulan Ramadan hingga menjelang hari raya
idulfitri mendatang.
Menindaklanjuti rapat
kemarin, lanjut Suriansyah, dalam waktu dekat akan digelar operasi pasar yang
pelaksanaannya dilakukan di 5 kabupaten/kota se-Kaltara. “Di Kabupaten
Bulungan, operasi pasar akan dilaksanakan pada dua tempat berbeda yaitu, Tanah
Kuning dan Sekatak. Sementara di daerah lain, masih dalam penyusunann
jadwalnya. Nanti dari kabupaten/kota yang mengusulkan lokasinya di mana,” jelasnya.
Suriansyah meminta,
agar OPD terkait dapat mengatur jadwal dan tempat kegiatan yang akan
dilaksanakan. Serta melakukan pengawasan terhadap beberapa komoditas yang diprediksi
mengalami kenaikan harga setiap harinya. Seperti diketahui,
Dinas Pertanian dan Ketahanan (DPKP) Kaltara sudah mengeluarkan tiga rekomendasi untuk mendatangkan daging beku dari Surabaya yang totalnya 84 ton
dan 2 rekomendasi untuk daging ayam 75 ton. Hal ini untuk mengantisipasi
terjadinya kekurangan daging segar selama bulan ramadan dan menjelang lebaran.
Tidak hanya pasokan
pangan, kelancaran dan keamanan angkutan lebaran pun menjadi pembahasan dalam
rapat tersebut. Untuk mengurangi meningkatnya angka kecelakaan, dikatakan Suriansyah,
Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara sudah melakukan survei pada sejumlah ruas
jalan yang dinilai rawan kecelakaan. Selain itu, penyedia transportasi darat
maupun laut juga akan terus dilakukan pemeriksaan rutin. “Misalnya, pemasangan
stiker sosialisasi kendaraan yang layak dan aman untuk beroperasi,”jelas
Suriansyah.
Sekprov berharap,
Dishub Kaltara dapat memperhatikan keamanan dan kenyamanan serta pengelolaan
pelabuhan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltara. “Karena itu tim yang
sudah dibentuk agar menyiapkan dan terus memberikan laporan dari tiap
perkembangan yang terjadi di lapangan,” imbuhnya. (humas)




Komentar Anda: