JAKARTA | penakaltara.com, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyampaikan rekapan
usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019.
Melalui aplikasi Krisna Selaras untuk proyek prioritas nasional, diusulkan
sebanyak 236 usulan, dan non proyek prioritas nasional (pilihan) sebanyak 158
usulan. Sehingga secara total ada 394 usulan.
Demikian
disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie usai menghadiri pembukaan
Forum Perencanaan Musrenbangnas 2019-Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020 di
ballroom Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (9/5). Penyampaian rekapan usulan
tersebut, jelasnya, sesuai dengan mekanisme yang ada. “Penyusunan RKP 2020
menggunakan pendekatan THIS. Yakni,Tematik dalam penentuan tema-tema prioritas;
Holistik untuk pencapaian prioritas nasional melalui koordinasi berbagai K/L
serta pemerintah daerah; Integratif antar berbagai program/kegiatan untuk
mencapai prioritas nasional; dan Spasial dalam perencanaan kegiatan
mempertimbangkan keterkaitan antar wilayah untuk mencapai sasaran prioritas
nasional,” jelas Gubernur.
Prinsip-prinsip
tersebut diwujudkan dalam rangkaian penyusunan RKP 2020 melalui berbagai
tahapan penting, antara lain : sidang kabinet rancangan awal RKP, Rakortek
pusat dan daerah, rangkaian Musrenbangprov, Rakorbangpus, pertemuan para pihak
(multilateral meeting), pertemuan dua pihak (bilateral meeting), pertemuan tiga
pihak (trilateral meeting) dan Musrenbangnas.
“Ada 5 prioritas nasional (PN)
yang dibahas dalam Musrenbangnas tahun ini. Yakni, PN 1 Pembangunan Manusia dan
Pengentasan Kemiskinan, PN 2 Infrastruktur dan Pemerataan Wilayah, PN 3 Nilai
Tambah Sektor Riil, Industrialisasi, dan Kesempatan Kerja, PN 4 Ketahanan
Pangan, Air, Energi, dan Lingkungan Hidup, serta PN 5 Stabilitas Pertahanan dan
Keamanan,” ungkapnya.
Pemprov
Kaltara sendiri, pada PN 1 mengajukan 48 usulan proyek prioritas nasional dan
61 usulan non proyek prioritas nasional (pilihan). Lalu, pada PN 2, Kaltara
mengajukan 76 usulan proyek prioritas nasional dan 8 usulan non proyek
prioritas nasional. PN 3, diajukan 33 usulan proyek prioritas nasional dan 38
usulan non proyek prioritas nasional. PN 4, Kaltara mengajukan 69 usulan proyek
prioritas nasional dan 49 usulan non proyek prioritas nasional. Dan, PN 5,
diajukan 10 usulan proyek prioritas nasional dan 3 usulan non proyek prioritas
nasional.




Komentar Anda: