![]() |
| Gambar Ilustrasi (humasprovkaltara) |
TANJUNG SELOR | penakaltara.com, Menjadi
agenda rutin setiap sepekan sekali, bertempat di Ruang Rapat Lantai I Kantor
Gubernur, Selasa (21/05) digelar Rapat Staf bersama seluruh Kepala OPD (Organisasi
Perangkat Daerah) dan Biro di Lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
(Kaltara). Ada beberapa hal penting yang dibahas, di samping terkait beberapa
kegiatan Pemprov Kaltara yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.
Gubernur Kaltara Dr H Irianto
Lambrie yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan, salah satu bahasan penting
yang dibicarakan adalah mengenai kedisiplinan, ketertiban dan kebersihan di
lingkungan kantor. Baik yang di lingkup Kantor Gubernur, Gedung Gabungan Dinas
maupun kantor-kantor OPD lainnya.
“Salah satunya, dalam hal
parkir kendaraan. Harus lebih tertib. Kepada ASN (Aparatur Sipil Negara),
apalagi pejabat eselon II, apabila tidak tertib parkir kendaraannya akan
diberikan teguran lisan. Jika terulang maka akan diberikan teguran tertulis,”
tegas Irianto, sembari menyampaikan adanya keluhan parkir kendaraan di
lingkungan kantor yang tidak tertib.
Untuk di lingkup Sekretariat
Provinsi atau Gedung Kantor Gubernur, Irianto meminta kepada Sekretaris Provinsi dan juga para asisten untuk
bertanggung jawab. Begitu pun di Gedung Gabungan Dinas. Sementara di Kantor OPD
yang tidak bergabung, diminta kepala OPD-nya yang bertanggung jawab. “Saya
tidak ingin lagi, ada keluhan-keluhan. Memang ini hal kecil. Tapi dari hal
kecil ini lah mencerminkan kedisiplinan kita,” tandasnya.
Selain soal parkir, Irianto
juga meminta kepada seluruh jajaran pegawai untuk menjaga kebersihan lingkungan
kantor. Utamanya bagi yang merokok, diharapkan untuk tidak merokok di areal
yang memang tidak diperbolehkan. “Kalau ada yang merokok di ruangan atau di
tempat yang dilarang, ditegur. Masih tidak mau ditegur, suruh keluar,” kata
Gubernur lagi.
Turut menjadi perhatian
Gubernur adalah terkait keamanan. Siapa pun yang ingin berurusan maupun
berkempentingan ke Kantor Pemprov Kaltara, harus mematuhi aturan yang ada.
“Bukan berarti kita melarang orang datang. Tapi ada aturan yang harus ditaati.
Tidak sembarang orang menyelonong keluar masuk. Karena ini berkaitan dengan
keamanan, utamanya keamanan terhadap dokumen-dokumen penting,” imbuhnya.
Seperti halnya rapat sebelum-sebelumnya, dalam rapat staf yang juga diikuti Wakil Gubernur Kaltara H Udin Hianggio kemarin, juga dibahas mengenai beberapa kegiatan pemprov dalam beberapa hari ke depan. Di antaranya, kegiatan Nuzulul Quran untuk lingkungan Pemprov Kaltara.
Kemudian akan ada audiensi dari perwakilan BNN, pagi ini pukul 09.00 Wita, dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional. Sore harinya, rapat pengamanan menjelang perayaan Idullfitri 1440 Hijriah. Ini pengamanan secara keseluruhan. Termasuk kewaspadaan menghadapi aksi massa, People Power yang dimulai 22 Mei dan puncaknya pada 25 Mei 2019. (humas)




Komentar Anda: