Last Updated 2017-12-07T02:43:12Z

PGN Tarakan Mulai Jajaki Potensi Masyarakat Usaha Gunakan Jargas

PGN Tarakan Mulai Jajaki Potensi Masyarakat Usaha Gunakan Jargas Pena Kaltara
Sales Area Head PT. Perusahaan Gas Negara( PGN) Cabang Tarakan, Muhammad Arif. Foto: Adi Kustanto
TARAKAN, www.penakaltara.com - Rencana penambahan Jaringan Gas (Jargas) baru di Kota Tarakan, di 4 Kelurahan. Tepatnya di Kelurahan Kampung 6, Kampung 4, Mamburungan, Dan Mamburungan Timur berjalan lancar dengan estimasi anggaran pengadaan sesuai pagu anggaran.  Perusahaan Gas Negara (PGN) Tarakan pun mulai jajaki potensi masyarakat pelaku usaha untuk gunakan jargas.

Sales Area Head PT. Perusahaan Gas Negara( PGN) Cabang Tarakan, Muhammad Arif mengatakan tambahan pemasangan Jargas Baru sekitar 5 ribu Sambungan akan di mulai pertengahan Tahun 2018. 

BACA JUGA:


Kapasitas Gas yang ada saat ini katanya berkisar antara, cadangan Gas 0,5 MMCFD. Dan yang kita butuhkan dengan Tambahan pelanggan 5 ribu. Sekitar 0,2 MMCFD jadi yang total di butuhkan sekitar 0,7 MMCFD total yang di butuhkan. Dan selain itu tujuan di gunakannya Gas, harapan PGN menyalurkan energi yang baik. Dan pemanfaatan energi yang jadi komersial. 

"Kegiatan komersial bagi masyarakat pelaku usaha nantin juga menggunakan energi dari PGN," kata Muhammad Arif di ruang kerjanya kepada Pena Kaltara, Rabu (5/11).

PGN, dikemukakan Arif saat ini ditugaskan  melakukan survei FID. Terkait rencana 5 ribu Sambungan rumah tangga baru. Kegiatan itu tahun ini segera dilaksanakan di beberapa wilayah kelurahan meliputi kelurahan kampung 6, kampung 4, dan kelurahan Mamburungan, termasuk Kelurahan Mamburungan Timur jika waktunya memungkinkan.

BACA JUGA:


Pengukuran rencana panjang dan kebutuhan surveinya sudah terealisasi, begitu juga untuk kebutuhan pip dan survey calon pelanggan. Data PGN menyebutkan telah terdata sekitar empat ribuan dan masih bersisa seribu berkas lagi yang dibutuhkan hingga akhir Desember tahun ini. 

"Kemudian kita serahkan ke Dirjen Migas untuk dilakukan perhitungan," katanya.

Arif menambahkan, untuk merealisasikannya. Semua tergantung, kegiatan itu keputusannya dari dirjen migas. Jadi nanti akan kita sampaikan ke dirjen migasnya. Semua keputusan itu tergantung pemerintah pusat, melalui dirjen migas. Apakah 4 kelurahan itu, bisa terpasang. Mengingat ada pagu anggarannya di dirjen migas. Dan harapannya bisa terpasang semua di kota Tarakan, ataupun di seluruh kota Tarakan. Namun semua keputusan, tergantung dirjen migas terutama.klau anggaran itu klau sudah masuk ke dirjen migas, 

"Kalau saat ini pemakaian masih belum optimal. Kita punya cadangan gas itu, 0,5 MMCFD. Saat ini yang tersalur tiap bulannya 0,4 MMCFD. Tapi nanti kalau di angka 24 ribu sekian  pelanggan kami. itu kemungkinan bisa tercapai, 0,5 MMCFD. Nanti mungkin ada tambahan, 5 ribu pelanggan. Mungkin yang kita butuhkan 0,2 MMCFD. Dan total keseluruhan yang di butuhkan sekitar 0,7 MMCFD" ungkapnya. 

Selain itu,  arif menambahkan kalau penyaluran jargas yang ada di tarakan semua unsur komersil yang ada bisa menggunakan energi yang baik dari PGN. Guna untuk meningkatkan produktifitas ekonomi masyarakat baik umkm, losmen, hotel, dan semua hal yang ada pada masyarakat dalam meningkatkan ekonominya. 

"Kami punya harapan gas itu punya bisa di manfaatkan untuk kegiatan komersial. yang di kembangkan oleh masyarakat sendiri, lahir lah nanti Yang namanya UMKM. Seperti pengering ikan, pabrik tahu dan tempe, hotelmenggunakan gas Hampir semua kegiatan komersial menggunakan gas. Kemudian hotel- hotel menggunakan gas, pokoknya semua kegiatan komersial menggunakan gas. Harapan kami bisa menggunakan, energi yang baik dari PGN Ini"pungkasnya.

ADI KUSTANTO | ***

EDITOR : RICO JEFFERSON DAO

Bagikan:

Redaksi Pena Kaltara

Komentar Anda: