TANJUNG
SELOR, penakaltara.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan
suri teladan Nabi Muhammad SAW, sangatlah berpengaruh terhadap karakter umat
manusia. Penegasan ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW 1440 H di Pondok Pesantren Al-Khairat Tanjung Selor, Minggu
(16/12).
Disebutkannya,
peringatan maulid di Indonesia memiliki keunikan, karena diperingati secara
khusus yang dilakukan tiap tahun. Bahkan peringatannya mencuri perhatian dunia
karena dilaksanakan dengan berbagai cara dengan masing-masing kultur masyarakat
Indonesia. “Unik di Indonesia ini, peringatannya khusus dilakukan tiap tahun.
Tak hanya untuk memperingati, tapi juga meneladani perilaku dan sikap Nabi
Muhammad SAW. Itulah cara umat Islam di Indonesia memgingat perjuangan Nabi
Muhammad SAW,” kata Irianto.
Dijelaskan
Gubernur, tausiah yang disampaikan saat peringatan maulid, hendaknya menjadi
bahan untuk menginstrospeksi diri. Dan ini, kata dia, harus diniatkan di dalam
lubuk hati yang paling dalam agar dalam mengimplementasikannya mendapatkan
keberkahan dan ridho dari Allah SWT. “Kita niatkan sungguh-sungguh untuk
bersyukur kepada Allah SWT, yang telah mengutus Nabi Muhammad SAW sehingga kita
bisa menjadi orang yang bermanfaat. Karena itu, ungkapan rasa syukur itu harus
kita praktekkan dalam kehidupan sehari-hari,” urai Gubernur.
Tidak
hanya itu, Irianto juga menyampaikan pesan-pesan toleransi dalam kehidupan yang
beragam. Menurutnya, keberagaman adalah sebuah anugerah yang harus dijaga
dengan terus toleran terhadap perbedaan. “Di Indonesia ini kita hidup beragam
suku dan agama. Inilah yang membuat bangsa kita menjadi besar. Nabi Muhammad
SAW pun telah mengajarkan kita tentang toleransi, sikap inilah yang membuat
kita hidup dalam kedamaian. Mari kita syukuri ini dengan membuat perilaku yang
baik, dengan tidak menjual agama untuk kepentingan sesaat,” tuntas Gubernur.s


Komentar Anda: