TANJUNG SELOR, penakaltara.com – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara
(Kaltara) Dr H Irianto Lambrie, Penjabat Sekretaris Provinsi (Pj Sekprov) Kaltara
Syaiful Herman menghadiri acara seminar Penguatan
Kapasitas Pemimpin Indonesia dalam rangka ‘Making Indonesia 4.0’ di
Hotel Bidakara, Jakarta Senin (3/12).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Lembaga Ketahanan Nasional
(Lemhanas) RI ini dibuka oleh Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut B
Panjaitan. Dikatakan Syaiful, dalam arahannya, Menteri
Luhut menegaskan perlunya ada perubahan pola pikir
masyarakat untuk menghasilkan peningkatan ekonomi di Indonesia. “Kegiatan
ini sebagai salah satu program penguatan kapasitas
pemimpin Indonesia, yang mana Lemhanas RI mengundang C. Otto Scharmer, Senior
Lecturer MIT Sloan of Management sebagai nara sumbernya,” ungkap Syaiful.
Dalam perjalanannya, peningkatan
perekonomian di Indonesia khususnya di Kaltara perlu dikembangkan dengan cara
berinovasi. Dengan upaya itu, pertumbuhan sektor ekonomi di Kaltara akan
terpacu dan melaju dengan daerah lainnya.
Selain itu, Syaiful melanjutkan, penjelasan Luhut soal
Indonesia lebih baik ditekankan kepada pemilik modal yang memainkan peranannya
dalam pertumbuhan ekonomi. Namun ujung-ujungnya ingin
menjadi pemimpin. Di mana Indonesia memiliki indikator ekonomi yang paling
rendah. Walaupun dalam tax amnesty
12,1 persen tahun ini, penerimaan pajak meningkat termasuk APBN meningkat dari
penerimaan pajak tersebut.
Karena itu, lanjut Syaiful, Menko Kemaritiman sangat mengharapkan
supaya mengurangi impor karena Indonesia memiliki palm oil, begitu juga soal
pariwisata, lokal produk dalam negeri ditingkatkan, Indonesia memiliki cadangan
nikel terbesar, Indonesia akan membangun pabrik baterai Lithium, di Morowali,
Sulawesi Tengah. Semua itu, menurutnya
adanya pertumbuhan yang dinamis, dan memiliki fundamental yang baik.(humas)



Komentar Anda: