| Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat menghadiri ikrar Pelajar Anti Narkoba di SMA Negeri 1 Sebatik, Selasa (15/1) siang. |
ANTI NARKOBA : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat menghadiri ikrar Pelajar Anti Narkoba di SMA Negeri 1 Sebatik, Selasa (15/1) siang.
TANJUNG SELOR – Peredaran narkotika dan obat-obatan
terlarang (Narkoba) yang makin merajalela di Indonesia, khususnya di wilayah
Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Kaltara semakin gencar melakukan upaya antisipasi. Salah satunya, dengan memotivasi
generasi muda, utamanya pelajar untuk turut terlibat aktif dalam mengantisipasi
penyebarluasan barang haram tersebut.
Mendukung upaya tersebut, pada kunjungan kerjanya ke
Pulau Sebatik, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri ikrar Pelajar Anti
Narkoba Kecamatan Sebatik oleh para pelajar Sebatik yang tergabung dalam Jaringan
Remaja Waspada Penyalahgunaan Narkoba (Jarwasnaba) Sebatik. Ini diikuti dengan
penandatanganan prasasti Pelajar Anti Narkoba.
Dalam arahannya, Gubernur mengharapkan agar generasi muda
dan pelajar Kaltara, khususnya yang berada di Pulau Sebatik untuk semakin giat
belajar serta memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia dengan bijak. “Manfaatkan usia yang
ada untuk menambah pengetahuan seluas-luasnya, dan kalau bisa di usia muda sudah
lulus dari pendidikan formal. Lalu, selama belajar, duduklah di barisan
terdepan agar lebih mudah mendengar dan memahami apa yang diberikan oleh guru.
Belajar juga harus berulang agar melekat dalam memori kita,” ucap Irianto pada pertemuan yang digelar di aula SMA Negeri 1 Sebatik,
Selasa (15/1).
Sebagai daerah yang rawan dengan peredaran narkoba, Irianto
pun berharap agar pelajar maupun generasi Jarwasnaba tak larut dalam seremonial
semata. Namun, harus mengaplikasikan pengetahuan mengenai bahaya narkoba dan
peredarannya dengan mensosialisasikannya di lingkungan masing-masing.
“Kaltara berada di 5 besar daerah rawan narkoba, karena menjadi daerah dan jalur masuknya narkoba. Narkoba itu racun, yang dapat merusak syaraf manusia. Apabila syaraf rusak maka kehidupan menjadi suram. Parahnya lagi, bahaya narkoba ini sudah menyasar pelajar SD. Ini patut menjadi peringatan bagi orang tua untuk mengawasi dan memberikan pemahaman kepada anaknya agar dapat terhindar dari bahaya narkoba,” tutur Gubernur.
“Kaltara berada di 5 besar daerah rawan narkoba, karena menjadi daerah dan jalur masuknya narkoba. Narkoba itu racun, yang dapat merusak syaraf manusia. Apabila syaraf rusak maka kehidupan menjadi suram. Parahnya lagi, bahaya narkoba ini sudah menyasar pelajar SD. Ini patut menjadi peringatan bagi orang tua untuk mengawasi dan memberikan pemahaman kepada anaknya agar dapat terhindar dari bahaya narkoba,” tutur Gubernur.
Irianto juga mengimbau kepada para guru untuk dapat
membantu orangtua menjaga kualitas kehidupan generasi muda di Kaltara,
khususnya Sebatik. “Kita, saat ini hidup
dalam ketidakpastian, dan kehidupan yang berlangsung cepat. Cara berpikir pun
terkadang sering gagal faham. Pesan saya, yang tak boleh berubah adalah warisan
pendiri bangsa ini, yakni kerukunan dan persatuan. Ini menjadi tulang punggung
utama eksistensi negara kita. Kalau hal tersebut hilang, otomatis Indonesia
tidak akan ada lagi,” jelas Gubernur.
Masyarakat pun diajak untuk tidak mentolerir pihak yang
berupaya mengerogoti kerukunan dan persatuan tersebut. “Perbedaan adalah kodrat manusia, itu juga Rahmat Allah
SWT kepada manusia. Indonesia, negara yang banyak dipuji bangsa lain karena
mampu mengelola perbedaan itu dengan baik,” urai Irianto.
Pesan
Gubernur lainnya, adalah pembangunan yang ada akan
terus dilakukan untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Dari itu, apabila tak
dipersiapkan
dengan baik untuk masa depan, maka kita menjadi generasi
yang durhaka terhadap generasi mendatang. “Dari
itu, setiap kita punya tanggung jawab untuk melaksanakannya.
Saya
juga berharap kita bergerak cepat dalam semua hal. Inilah yang membuat kita
dapat unggul dalam persaingan. Selama ini, kita terbiasa lamban. Gerak cepat
harus dipraktekkan dalam kehidupan kita,” tutup
Gubernur.(humas)



Komentar Anda: