TARAKAN, penakaltara.com – Mengeluarkan infak, merupakan anjuran bermanfaat untuk dilakukan oleh setiap umat
Islam. Inilah yang berusaha dicontohkan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr
H Irianto Lambrie untuk menjadi tauladan bagi masyarakat Kaltara. Memanfaatkan
hari libur kerja, Sabtu (5/1) Gubernur menyambangi panti asuhan dan pondok pesantren
(Ponpes) yang ada di Kota Tarakan.
Yang pertama dikunjungi Irianto, adalah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Puteri Melati Aisyiyah di Sebengkok Waru, Kelurahan
Sebengkok. Lalu, ke Yayasan Ponpes Hidayatullah Kota Tarakan, Kelurahan
Mamburungan Timur.
Di kedua tempat itu, Gubernur menyerahkan infak berupa barang kebutuhan pokok bagi
para penghuni panti dan pondok pesantren tersebut. “Infak ini tidak seberapa
nilainya. Namun, yang terpenting sedikit-banyak dapat membantu kebutuhan barang
pokok bagi penghuni panti asuhan dan pondok pesantren yang dikunjungi tadi,”
kata Gubernur.
Di
sela kunjungan itu, Gubernur juga menitipkan sejumlah pesan kepada pengurus
panti asuhan dan pondok pesantren. “Saya memohon dukungan dari jajaran dan anak asuh di panti asuhan dan
pondok pesantren untuk dapat menjaga kerukunan, keamanan dan kedamaian menjelang tahun
politik. Saya juga berharap, kerja sama dari setiap Ponpes untuk terus menjaga
kedamaian dan kerukunan umat beragama sehubungan dengan diraihnya Harmony Award
2018, dimana Kaltara menjadi provinsi dengan kehidupan kerukunan umat
beragama terbaik pertama dari Kemenag RI,” urai Gubernur.
Irianto
juga berpesan, agar setiap
masyarakat di
Kaltara untuk tercover dalam program
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan
Sosial (BPJS) Kesehatan. “Semua masyarakat Kaltara selayaknya memiliki KIS
(Kartu Indonesia Sehat), atau untuk wilayah Kaltara, dicover lewat program
Kaltara Sehat. Khususnya, warga yang kurang mampu. Segera diurus,” jelas
Irianto. Di kesempatan tersebut, Gubernur juga mengupas sejumlah program Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Kaltara. Seperti, program bantuan rehab rumah dan beasiswa
pendidikan.(humas)



Komentar Anda: