RESPONS
KALTARA : Kepala DKP Kaltara H Amir Bakry menjadi narasumber Respons
Kaltara edisi 32 di Kedai 99 Jalan Lembasung, Selasa (19/3).
|
penakaltara.com, HASIL
Kajian Potensi Kelautan dan Perikanan di Kaltara akan diuji kembali kembali
oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Demikian disampaikan Kepala
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, H Amir Bakry, saat menjadi
narasumber talkshow Respons Kaltara, Selasa (19/3).
Amir
mengungkapkan, kajian akademis itu menjadi dasar DKP Kaltara untuk memaparkan
potensi kelautan dan perikanan di provinsi termuda ini di pemerintah pusat.
Menurutnya potensi yang ada saat ini masih dapat dieksplorasi.
“Hasil
kajian itu tentunya akan diuji kembali oleh KKP, mengingat potensi kelautan dan
perikanan di Kaltara masih cukup dieksplorasi. Tentunya KKP pasti akan
menurunkan tim untuk mereview kembali hasil kajian itu,” kata Amir, di Kedai
99, Jalan Lembasung.
Kajian
itu membahas soal luasan jumlah tambak dan spesies yang menjadi komoditasnya.
Salah satu komoditas unggulan yang ada di Kaltara adalah kepiting. Kepiting
ini, sebut Amir, adalah jenis spesies yang menjadi kebutuhan masyarakat baik
itu masyarakat lokal dan internasional.
![]() |
| Infografis : Kepiting |
“Termasuk
pada produksi kepiting pada tahun terakhir, yang pada intinya, kepiting yang
menjadi komoditas ini adalah kepiting alami yang berkembang biak di dalam
tambak,” jelasnya.
Dalam
dialog tersebut, Amir juga memaparkan kondisi sektor kelautan dan perikanan di Kaltara.
Menurutnya, potensi komoditas itu cukup menjanjikan untuk menghidupi
perekonomian yang ada saat ini.
Untuk
diketahui perairan di Provinsi Kalimantan Utara masuk dalam zona Wilayah
Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 716 meliputi Perairan
Laut Sulawesi dan sebelah Utara Pulau Halmahera.
Dalam Kepmen-KP Nomor 50/2017 tentang Estimasi Potensi, Jumlah Tangkapan Yang Diperbolehkan Dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Potensi pada zona tersebut 597.139 ton yang terdiri dari spesies biota laut, meliputi ikan pelagis kecil, ikan pelagis besar, ikan demersal, ikan karang, udang penaeid, lobster, kepiting, rajungan, dan cumi-cumi.(humas)




Komentar Anda: