Polda Kaltara, Akan Ada Polda di Kaltara, Tito Ke Tarakan
![]() |
| Foto : Ilustrasi |
TANJUNG SELOR, PenaKaltara.com - Sepertinya Bumi Benuanta (Sebutan lain Kaltara) takkan lama lagi akan segera didirikan Markas Kepolisian Daerah (MAPOLDA) tersendiri lepas dari POLDA KALTIM sebagaimana saat ini. Anggapan sekaligus harapan itu diperkuat dengan adanya kunjungan Jendral Tito Karnavian ke Tanjung Selor, Jumat (15/12) lalu.
Menurut Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah berkomitmen untuk segera mempercepat pembangunan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kaltara lantaran pembangunan tersebut merupakan kebutuhan yang sangat mendesak mengingat letak geografis Kaltara yang berada di wilayah terdepan perbatasan negara tetangga sehingga berpotensi besar terhadap terjadinya tindak pidana luar biasa (Extra Ordinary Crime) seperti Terorisme, Radikalisme Terstruktur, serta Peredaran Gelap Narkoba.
Dengan adanya Polda Kaltara nantinya, Irianto menilai bahwa stabilitas keamanan akan menjadi lebih baik di Kaltara. Agar terwujudnya pembangunan Polda Kaltara itu Irianto mengatakan Pemprov Kaltara telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp40 Miliar sebagai dana hibah. Untuk sementara waktu, Mapolda Kaltara akan menggunakan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan di Kilometer (KM) 9 Bumi Rahayu hingga pembangunan Mapolda rampung seluruhnya.
"Perumahan bagi para personil Polda juga telah kami bicarakan dengan Kapolri," kata Irianto.
Senada dengan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan percepatan pembangunan Polda Kaltara itu untuk memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) karena menurut Jendral Tito Kaltara merupakan daerah yang rawan terjadinya praktek tindak pidana penyelundupan dan terorisme.
"Ada banyak jalan tikus menuju Serawak dan sekitarnya," kata Tito Karnavian.
Rencananya, kata Tito, pembangunan Mapolda akan mulai dianggarkan pada tahun 2019 dan diperkirakan akan selesai di akhir 2019. Saat ini pihaknya masih menunggu hibah lahan yang telah disiapkan Pemprov Kaltara di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) seluas 22,3 hektare.
Nantinya, Polda Kaltara akan menjadi Polda tipe B yang dipimpin seorang jenderal bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen). Saat ini, Polri telah menyiapkan 830 personelnya untuk mengisi Polda baru tersebut. "Dengan pembagian luas Mapolda 10 hektare, luas lain-lain 20 hektare. Anggaran Rp 267, 602 miliar," tutup Jendral Tito.
ANTARA
Editor : Bobby Furtado



Komentar Anda: