Last Updated 2018-02-03T21:07:41Z



TARAKAN, penakaltara.com – Guna menurunkan Golongan Putih (Golput) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tarakan 2018. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan telah melakukan pembenahan dan persiapan, diantaranya Perekrutan anggota Komisi Penyelengaraan Pemugutan Suara (KPPS).

Ketua KPU Tarakan, Tegus Subagyo, mengatakan dalam pembentukan KPPS, pihaknya akan menyeleksi terlebih dulu. Karena tugas dan tanggung jawab itu memang sangat penting ketika menjelang Pilkada. 

“ Semua itu dilakukan agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan,” kata Teguh saat ditemui diruangannya, Minggu (28/1).

Teguh juga akan memastikan bahwa dalam pencoblosan yang dilaksankan pada 27 Juni 2018 semua bisa ikut serta mensukseskan pesta demokrasi. Bukan hanya itu, Ia berharap ketika pencoblosan semua masyarakat bumi paguntaka sudah terdaftar dan coklit di pemutakhiran data pemilih yang dilaksanakan pada 20 Januari 2018 hingga 18 Februari 2018.

“ Jadi semua masyarakat mendapat undangan dari KPU untuk pencoblosan nanti, tanpa terkecuali,” Tuturnya.

Ia mengaku sebagai penyelengara pilkada 2018 Tarakan, sudah melakukan perbaikan agar tidak terjadi keselahan. Dari awal pihaknya sudah mulai perekrutan dari PPK, PPS, PPDB, dan KPPS. Itu dilakukan agar semua bisa berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. 

Kemudian, dalam pencoblosan nanti, semua masyarakat mempunyai hak memilih. Tinggal masyarakat yang mempergunakan haknya itu dengan baik.  Ia akan menekan petugas akan berperan aktif dalam membantu meningkatan pembagian formulir c6 untuk pemilih. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan animo pemilih yang ada di Tarakan.

“ Kami juga telah membuat group di WA untuk memudahkan kordinasi kepada timnya untuk data pemilih yang lagi ditinjau,” Ungkapnya.

Ia berharap agar masyarakat nanti tidak apatis saat pencoblosan dan semua masyarakat dapat memilih dengan bijak untuk pilkada ini. 

Geger Adi Kustanto***

Editor Ricornius Jeferson
Bagikan:

Unknown

Komentar Anda: