TARAKAN, PenaKaltara.com - Pasangan Calon (Paslon) dari jalur independen, Umi Suhartini-Mahrudin Mado (UMI-MADO) masih harus bekerja keras mengumpulkan data dukungan berupa KTP. Pasalnya, dari 16.499 DPT yang ia klaim bersempena dengan penyerahan data itu, oleh KPUD Tarakan setelah dilakukan proses verifikasi diketahui hanya berjumlah 14.247 DPT. Padahal syarat DPT bagi calon independen harus berjumlah 14.405 DPT.
“Itu sudah melalui rekapitulasi serta
vertifikasi faktual,” kata Ketua KPUD Tarakan, Teguh Dwi Subagyo kepada PenaKaltara.com, Rabu (3/1). Teguh mengungkapkan bahwa selisih kekurangan data pendukung Paslon UMI-MADO yakni 131 DPT. Sebagaimana diketahui sebelumnya, UMI-MADO masih diberi kesempatan untuk menyerahkan kekurangan data pada 8 hingga 10 Januari kedepan untuk melengkapi syarat pendaftaran. Namun bilamana saat deadline pendaftaran itu sudah habis namun UMI-MADO belum melengkapi kekurangan, maka untuk memenuhi syarat pencalonannya UMI-MADO wajib melakukan perbaikan terjadwal yakni pada 18 hingga 20 Februari 2018.
Baca Juga : Ini Cara KPU Pastikan Keaslian SK Parpol !!
Yang perlu diingat, kata Teguh, bagi Paslon yang menggunakan
jalur perseorangan, pada saat perbaikan harus menambah data dukungannya sebanyak dua kali lipat dari
kurangnya dukungan yang sudah divertifikasi. “kan kurangnya 131, dua kali lipatnya ya menjadi
262 DPT, itu yang harus disiapkan nantinya,” jelasnya.
Pada Vertifikasi faktual yang dilakukan KPU
bersama Panwaslu tersebut, data dukungan yang tidak lolos itu meliputi data yang tidak sesuai antara lain ketika di survei pemilik data mengaku tidak mendukung paslon tersebut. Kemudian yang
kedua pemilik KTP tidak ditemukan di Tarakan dan yang ketiga banyak terdapat
KTP ganda. "Sehingga banyak yang tidak memenuhi syarat," jelas Teguh.
Dalam kesempatan itu, Teguh menegaskan bahwa bagi paslon independen
boleh-boleh saja mencari dukungan baru ataupun memperbaiki dukungan yang lama. Akan tetapi
untuk KTP yang tidak mendukung sebaiknya tidak dicantumkan namanya dalam berkas
dukungan.
RICORNIUS JEFFERSON ANTONIO DAO
Editor : Bobby Furtado



Komentar Anda: