TANJUNG SELOR, penakaltara.com – Guna memaksimalkan pelaksanaan Seleksi
Kompetensi Dasar (SKD) pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di
lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara,
Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan memberikan bantuan 100 unit komputer.
Informasi ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara,
Muhammad Ishak, Kamis (18/10). “Kita
belum tahu, bantuan itu berupa laptop atau PC kami menunggu kepastian dari
BKN,” tutur Ishak. Hingga saat ini, jelasnya, komputer yang siap untuk digunakan
SKD dengan menggunakan sistem Computer Assissted Test (CAT) sebanyak 100 unit dan berada
di Laboratorium CAT di
Jalan Durian, Tanjung Selor.
Ishak mengatakan, rencananya 100 unit komputer bantuan dari
BKN akan didistribusikan ke gedung Badan Kepegawaian Pengelolaan Sumber Daya
Manusia (BKPSDM) Bulungan. Sehingga pelaksanaan tes akan dilaksanakan di dua
tempat yang berbeda.
Untuk tempatnya, lanjut Ishak, kedua titik itu sudah
dinyatakan siap. Pasalnya BKD Kaltara sudah melakukan konfirmasi dengan
pengelola serta meninjau langsung tempatnya. Tidak hanya itu, tim dari BKN juga
akan melakukan peninjauan di kedua tempat
pelaksanaan tes itu nanti. “Soal penggunaan
komputer untuk CAT nantinya, kami melihat dulu apakah akan dipakai
sepenuhnya atau kalau memang perlu cadangan akan disiapkan 5 unit. Sedangkan
untuk pengawasnya itu dari Kantor Regional (Kanreg) BKN Banjarmasin. Kemudian
kalau untuk soal atau teknis itu dari BKN, karena Kaltara hanya menyiapkan
pelaksanaannya saja seperti merekrut peserta, memverifikasi ulang serta tempat
pelaksanaan,” bebernya.
Hingga kini, pihaknya terus melakukan koordinasi kepada
BKN untuk memastikan waktu datangnya bantuan 100 unit peralatan CAT itu, untuk
menghindari dampak perubahan jadwal yang sudah ditentukan. “Saya berharap
pelaksanannya nanti sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” kata Ishak.
Ishak mengungkapkan, SKD yang rencananya dilaksanakan
pada 26 Oktober hingga 17 November 2018 itu modelnya hampir sama dengan tahun
lalu. BKD akan mengupayakan dalam sehari akan digunakan 5 sesi menyesuaikan
dengan jumlah unit komputer pada tiap sesinya. “Untuk
teknis pelaksanaan CAT secara gambaran modelnya tetap seperti tahun lalu. Kalau
waktu sesi akan kami upayakan sehari 5 sesi kecuali hari Jumat itu dilaksanakan
4 sesi dengan menyesuaikan jumlah unit yang ada tiap per sesinya, kalau waktu
per sesi rerata 1 jam setengah,” urai Ishak.
Namun jika pelaksanaan CAT hanya menggunakan 1 tempat
saja, seleksi CPNS akan mendahulukan Pemprov Kaltara terlebih dahulu. Hal ini
melihat jumlah peserta yang mengikuti seleksi penerimaan CPNS. Kemudian
menyusul Kabupaten Bulungan, Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT). “Kita
berharap pada saat survei dari pusat, BKN dapat menyetujui pelaksanaan tesnya
menggunakan dua tempat itu. Ini untuk efisiensi waktu dan tempat sehingga waktu
pelaksanaannya dapat selesai bersamaan karena kalau melihat jumlah formasi pada
tiga Kabupaten ini hampir sama dengan jumlah Provinsi,” tuntasnya.(humas)
////
Jumlah Pelamar CPNS Kaltara 2018 (update 18 Oktober 2018)
- Formasi Teknis : 1.863 Orang
- Formasi Kesehatan : 784 Orang
- Formasi
Guru :
2.026 Orang
- Berkas
yang Sudah Diserahkan : 4.673
Orang
- Berkas
Yang Belum Diserahkan : 812
Orang
Total Pendaftar :
5.485 Orang
Sumber : BKD Kaltara, 208


Komentar Anda: