TANJUNG SELOR | penakaltara.com, Rencana
pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kaltara menjadi perhatian serius
pemerintah pusat. Hal itu diwujudkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1
Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan PLBN Terpadu di Indonesia.
Kepala Biro Pengelolaan
Perbatasan Negara, Samuel ST Padan mengungkapkan, terdapat 11 PLBN Terpadu di
Indonesia yang akan dibangun, 4 di antaranya terdapat di Kaltara. “Hadirnya
PLBN ini memiliki keuntungan bagi kita warga perbatasan. Salah satunya sebagai
percepatan pertumbuhan ekonomi baru,”kata Samuel saat menjadi narasumber
Talkshow Respons Kaltara di Kedai 99, Selasa (23/4).
Menurutnya, dengan
dibangunnya PLBN itu sendiri akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan
masyarakat. Sebab, adanya perdagangan lintas batas yang berkeadilan dengan
negara tetangga. Dengan begitu, pembangunan PLBN ini diharapkan akan memberikan
tingkat keamanan yang lebih bagi tapal batas di Kaltara.
“Kita harapkan PLBN ini
dapat membangun daya saing bagi masyarakat perbatasan secara sosial
ekonomi,”kata Samuel didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kaltara,
Kementerian PUPR Dony Febriandi.
Sementara itu, Dony
Febriandi pembangunan sarana kawasan pada PLBN tersebut memerlukan anggaran
yang cukup besar. Sehingga rencana pembangunannya akan dilakukan menggunakan
sistem kontrak tahun jamak (multiyears contract). Ia berharap, sarana pendukung
PLBN yang saat ini sudah dibangun agar segera difungsikan.
“Kami meminta
partisipasi aktif dari pemerintah kabupaten setempat, jangan sampai sarana
pendukung yang sudah ada hanya menjadi monument. Ini harus segera difungsikan, ”katanya.(humas)



Komentar Anda: